Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Tampilkan postingan dengan label asi ekslusif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asi ekslusif. Tampilkan semua postingan

DOKTER SPESIALIS ANAK JOGJA PRO ASI

Written By gara on Sabtu, 03 November 2012 | 07.00

Jangan khawatir Lanjutkan ASI dahulu




Bagi para ibu baru mungkin banyak keluhan tentang bayi ibu dibeberapa minggu pertama,
Ini pengalaman saya, waktu bayi saya ber umur 1- 2 minggu pertama setelah pulang dari rumah sakit. lho... koq pup nya cair, encer,  STOPP!! jangan khawatirr ibu itu memang seperti itu wajar, karna pencernakan bayi belum sempurna. Memilih dokter anak yang pro Asi ya bunda jangan sedikit -sedikit obat kimia.. okee ini refrensinya dari pengalamanku:
dr noor di panti rapih
dr fx wikan di bethesda
dr devi di bethesda
kloo dr anak laenn saya belum pernah jadi ya blm tauu...


07.00 | 0 komentar

Bisakah melanjutkan ASI setelah pernah berhenti

Written By gara on Minggu, 21 Oktober 2012 | 09.14

Pernah Berhenti Beri ASI, Bisakah Menyusui Lagi?


shutterstock

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak semua ibu bisa tuntas menyusui bayinya secara eksklusif. Ada sebagian ibu terhenti menyusui bayi karena kasus-kasus tertentu. Keberhasilan ibu yang kembali menyusui berasal dari niatnya yang kuat serta dukungan dari keluarga.
Dokter spesialis anak dan konselor laktasi, dr. Jeanne Roos Tikoalu, SpA, mengatakan ibu yang terhenti menyusui masih bisa melanjutkan pemberian ASI dengan pendekatan lebih intensif.
Kondisi yang disebut re-laktasi ini lebih mudah bagi para ibu yang berhenti menyusui dalam jangka waktu relatif singkat. Misalnya, ibu berhenti menyusui bayinya 1 atau 2 bulan. Sedangkan, ibu yang telah berhenti menyusui lebih dari masa tersebut perlu waktu panjang agar buah hati mau kembali menyusu.
"Kalau berhentinya sebentar maka kembali menyuusui bisa dilakukan lebih singkat. Masa berhenti singkat, membuat produk ASI akan kembali lebih cepat," ujarnya saat ditemui dalam acara "Bincang ASI" di Jakarta, Sabtu (15/9/2012) kemarin.
Jeanne mengatakan, kalau bayi sudah terhenti dari ASI, ia akan minum susu formula. Saat si ibu hendak kembali menyusui, memang bayi tidak bisa langsung diputus dari susu formula. Tetapi, dengan pendekatan seperti mendekatkan payudara ke anak, memperkenalkan lagi puting, serta memberi minum susu dari cangkir dapat mengurangi ketergantungan susu formula.
"Namun, cara ini lebih efektif untuk ibu yang berhenti menyusui saat bayinya di bawah 6 bulan. Ketika bayi sudah lebih berumur, ia akan mengenal makanan pendamping ASI sehingga lebih sulit untuk menyusui kembali," ujarnya.
09.14 | 0 komentar

Daun katuk dan ibu menyusui

Written By gara on Rabu, 17 Oktober 2012 | 06.43

Daun Katuk untuk Ibu Menyusui

 
SEBUAH nasihat yang sering kita dengar bagi ibu menyusui,menyantap sayur daun katuk. Tumbuhan penghias pagar dijadikan sayur? Seperti apa rasanya?

Daun katuk ternyata kaya kandungan gizi. Dibandingkan daun pepaya dan daun singkong, kandungan kalori, protein, dan karbohidrat daun katuk hampir setara. Bahkan, kandungan zat besi daun katuk lebih unggul ketimbang daun pepaya dan daun singkong. Selain itu, juga kaya vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C.

Di samping kaya protein, lemak, vitamin, dan mineral, daun katuk juga memiliki kandungan tanin, saponin falvon/ oid, dan alkaloid papaverin sehingga sangat potensial untuk dijadikan bahan pengobatan alami.

Salah satu manfaat daun katuk adalah untuk melancarkan produksi air susu ibu (ASI) karena mengandung senyawa asam seskuiterna. Daun katuk memang jarang dikonsumsi, tak heran di pasar, kehadiran daun ini juga sulit ditemukan. Bila belum tahu rasanya, jangan salah sangka.

Daun katuk hampir sama dengan bayam, dibuat sayur bening amat segar dan nikmat. Ibu yang sedang menyusui pasti suka. Menyantap sayur katuk, si kecil juga senang karena produksi ASI sang bunda lancar. Bagaimana mengolahnya?

Daun katuk biasanya diolah menjadi sayur bening. Anda pun dapat mencampurnya dengan bahan yang lain. Di resep kami, daun katuk dicampur dengan oyong atau semacam labu. Cukup dibumbui dengan irisan bawang merah dan putih, lalu taburi garam dan sedikit gula sebagai penyedap. Pasti akan menghasilkan olahan yang segar. Anda ingin mencobanya?

Sebenarnya, sayur ini bukan hanya untuk ibu menyusui karena daun katuk juga bermanfaat untuk mengatasi beberapa gangguan, antara lain, sulit buang air besar atau sembelit. Selain dibuat sayur, daun katuk ternyata juga nikmat untuk dijadikan teman sambal, atau sebagai lalapan.

Daun katuk direbus, kemudian cocolkan ke sambal terasi yang pedas, hmm pasti nikmat rasanya. 

smbr : sindo

06.43 | 0 komentar